MARABAHAN.- Visi dan Misi pemerintah daerah merupakan piranti utama yang memungkinkan menjadi acuan, pedoman ataupun sebagai dasar pijak dalam berpola pikir serta pedoman sikap bagi setiap pemangku kepentingan pembangunan. Guna merealisasikan maksud tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berketetapan merumuskan “Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012-2017″, yang dituangkan dalam dokumen legal formal agar memiliki kekuatan mengikat dalam penjabarannya menjadi “Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012-2017“.

Sebagai dokumen awal perencanaan kegiatan pembangunan dan pemerintahan, Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012-2017 diupayakan dapat diketahui, dimngerti, dipahami dan untuk selanjutnya diwujudkan melalui setiap peran masing-masing para pihak pemangku kepentingan, termasuk seluruh masyarakat Kabupaten Barito Kuala sehingga masyarakat yang dicita-citakan sesuai visi dan misi yang ditetapkan, dan dapat diwujudkan.

Melalui Keputusan Bupati Barito Kuala Nomor 188.45/302/KUM/2012 tanggal 5 Nopember 2012 tentang Penetapan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012-2017 telah ditetapkan :

A. VISI : Barito Kuala Samarasa

B. MISI : Samarasa yang dijabarkan menjadi :

(1) SA Satu sinergitas usaha berdaya saing yang ditumbuhkembangkan melalui peningkatan aktifitas perekonomian berbasis pertanian inovatif. 2. (MA) Masyarakat cerdas, sehat dan bertaqwa yang diwujudkan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. 3.(RA) Rasa aman dan adil yang dipenuhi dengan penyelenggaraan tata pemerintahan dan penciptaan tata kehidupan sosial yang baik. 4.(SA) Sarana dan prasarana wilayah yang ditingkatkan melalui perbaikan kualitas dan kuantitas pembangunannya.

SAMARASA sebagai suatu pola pikir menempatkan seluruh kegiatan pemerintahan serta perlakuan program dan kegiatan pembangunan seantiasa diproyeksikan untuk kepentingan masyarakat. Perlakuan pembangunan adalah pembangunan masyarakat itu sendiri yang ditempatkan pada posisi sebagai perwujudan kepentingan umum yang luas. Dalam hak ini pembangunan tidak diperuntukkan bagi golongan masyarakat dan kelompok tertentu atau pembangunan hanya untuk kepentingan pemimpin atau aparatur belaka. SAMARASA menempatkan kepentingan masyarakat pada priritas pertama dan utama dalam pembangunan di Kabupaten Barito Kuala. SAMARASA menempatkan masyarakat sebagai obyek dan sekaligus subyek pembangunan.

 

 

 

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *